Minggu, 15 Juli 2012

E-Business & E-Commerce


E-Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
 
E-Business tidak hanya menyangkut perdagangan elektronik atau e-commerce saja. Dalam hal ini, e-commerce lebih merupakan sub bagian dari e-business, sementara e-business meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet. Sebagai bagian dari e-business, e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet.

Electronic commerce (e-commerce) atau perdagangan secara elektronik adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi terutama internet. Internet memungkinkan orang atau organisasi yang berda pada jarak yang jauh dapat saling berkomunikasi dengan biaya yang murah. Hal ini kemudian dimanfaatkan untuk melakukan transaksi perdagangan.

Ada banyak bentuk perdagangan secara elektronik yang dilakukan saat ini, antara lain internet banking, pembelian dan penyediaan barang, took online, dsb. Perdagangan secara elektronik memberikan keuntungan baik kepada perusahaan mauapun kepada pelanggan (customer).

Keuntungan yang diperoleh perusahaan adalah sebagai berikut
Perbandingan Faktor Biaya Penjual
  • Perdagangan secara elektronik memungkinkan perusahaan untuk menjual produknya kepada lebih banyak orang. Dengan kata lain, perusahaan dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Misalnya, perusahaan atau toko di Amerika dapat menjual produknya kepada orang di Jepang.
  • Perusahaan tidak perlu membuka banyak cabang distribusi.
  • Mengurangi biaya yang dikeluarkan perusahaan, karena perusahaan tidak perlu menyediakan toko yang besar dan pegawai yang banyak.
  • Harga barang dapat dijual dengan lebih rendah. Karenanya, lebih banyak konsumen yang dapat menjangkau harga barang tersebut. barang menjadi lebih banyak laku.
  •  Barang yang dijual murah dapat meningkatkan daya saing perusahaan.
 

Keuntungan yang diperoleh konsumen sebagai berikut :
Perbandingan Faktor Biaya Pembeli
  • Konsumen tidak perlu mendatangi toko untuk mendapatkan barang, cukup ke internet dan memesan barang, barang akan diantar ke rumah.
  • Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya transportasi berbelanja.
  •   Mempunyai lebih banyak pilihan, karena dapat membandingkan semua produk yang ada di internet.
  • Dapat membeli barang yang terdapat di negara lain, yang mana di dalam negeri mungkin saja belum tersedia.
·
Keterbatasan e_Commerce Secara Teknis
  • Belum adanya standard kualitas, keamanan dan kehandalan yang diterima secara global.
  • Keterbatasan bandwith telekomunikasi
  • Kesulitan integrasi aplikasi eCommerce dengan legacy systems.
  • Biaya akses (internet) yang masih relatif mahal 
  • Kebutuhan Web server atau infrastruktur lain yang bersifat khusus / istimewa
Keterbatasan e_Commerce Secara Non Teknis :
  • Biaya dan justifikasi
  • Keamanan dan privasi (kebebasan pribadi / privacy
  • Penolakan dan ketidak–percayaan pengguna 
  • Keterbatasan “touch and feel” secara online

Sumber : Rahmat HM (2010:14-16)
Rahmat, HM. 2010. Tuntunan Promosi Gratis di Internet. Yogyakarta: Garai Ilmu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar